Selasa, 23 Oktober 2018

Body & Paint itu apa sih?
















Plaza BP Karanggan Bodi mobil bisa mengalami baret, penyok, dan kawan-kawannya.

Entah karena ditabrak atau menabrak.

Meski begitu kerusakan pada bodi mobil bisa diperbaiki.

Lalu seperti apa cara memperbaiki body mobil yang penyok?

“Kalau kategori kerusakan pecah itu harus diganti, tapi kalau kategorinya penyok bisa diperbaiki,” ujar Rokhim, Service Advisor Plaza BP Karanggan, Jl. Raya Karanggan No. 85 Gunung Putri, Kab. Bogor.

“Pertama jelas akan dilakukan pembongkaran terlebih dahulu, dan jika diperlukan akan ada proses pengetokan,” imbuhnya.

Menurut Rokhim, pada pengetokan prosesnya ada spot welding dan penarikan rangka.

“Setelah proses pengetokan baru masuk ke proses pendempulan, didempul setipis mungkin, maka dari itu jantungnya bengkel body repair ada di dua step, yakni pengetokan dan pendempulan,” jelas Rokhim.

Setelah proses pendempulan, akan masuk ke proses epoksi.

“Epoksi adalah cat dasar, sebelum dilakukan pengecatan, dan kalau mobil sudah siap di cat, tinter akan mencari warna dahulu untuk dicocokkan dengan warna kendaraannya,” papar Rokhim.

Kalau sudah sesuai warnanya, akan dibuat formulanya, kemudian masuk proses pengecatan.

“Sebelum proses pengecatan ada proses masking, masking itu menutup bagian bodi yang tidak dicat, jadi agar tidak terkena bias-bias catnya,”

Setelah proses pengecatan selesai, didiamkan terlebih dahulu sekitar 1-2 jam di dalam oven.

Selanjutnya, masuk ke proses poles, terutama memoles bagian yang dicat saja.

Tujuannya untuk meratakan cat pada body mobil, dan dari poles akan ada proses finishing.

“Finishing ini membersihkan sisa-sisa poles, kemudian masuk ke proses pencucian, setelah itu masuk ke quality control,” ucap Rokhim.

“Kalau di step quality control belum oke, balik lagi kesalahannya di mana, kalo di bagian cat, balik lagi ke pengecatan,” kata Rokhim lagi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar